Selamat Datang!!!

selamat datang, Kawan di blog saya, Kertas Putih!!

saya informasikan kepada kalian semua bahwa saya bukanlah penulis yang baik.

saya menulis di blog ini hanya untuk menyalurkan pemikiran saya yang mungkin dapat dijadikan renungan bersama atau hanya dijadikan hiburan semata.


akhir kata,

Kertas Putih ini hanyalah sederhana.

Minggu, 27 Juni 2010

Teman saya, Manusia setengah irasional

Saya punya teman. Bukan teman sepermainan atau teman kencan.
Ya intinya teman.
Teman saya itu adalah pacar teman SMP saya, teman rumah sahabat saya, dan kebetulan teman dari pacar saya.
Sungguh terlihat kan betapa sempit dunia???

Jadi dari pada saya teralu sulit untuk menuliskan “teman saya yang adalah pacar dari teman saya, teman rumah sahabat saya dan teman dari pacar saya” untuk menafsirkan siapa teman saya itu, saya putuskan untuk menamakannya Dias.

Ok. Namanya dia memang DIAS. Dengan nama akte Ardian Hario Wibowo.
Setidaknya yang saya tahu sperti itu.

Kenapa saya tiba-tiba menemukan wangsit untuk menulis tentang dias?
Karena saya merasa dia adalah orang yang sedikit unik dan langka.
Entah lah, saya merasa demikian setelah saya membaca blog nya dia yang luar binasa absurd dan abstrak itu.

Unik, lelaki ini unik.

Sebelumnya saya harus minta izin dan maaf kepada Gita Mahdiah, teman saya yang luar biasa pintar karena saya menulis tentang kekasihnya, Ardian Hario Wibowo yang luar binasa absurd nya itu.

Sumpah,Ta gw ga bermaksud apapun.


Ok, saya mulai ya.

Dias itu berperawakan sedang. Tidak tinggi tidak pendek. Tidak ganteng tidak jelek (yah mungkin pada kacamata gita, dias itu bagai pangeran dengan kuda putih, kalo saya sih lebih melihat dias seperti kudanya :p). Bahunya lebar, kulitnya sawo matang (sangking matangnya hingga cenderung busuk). Rambutnya keriting, dan menurut kekasihnya, rambut itu akan semakin menggumpal seiiring berjalannya waktu.





Saya kira dulu dias itu tipikal cowok kalem. Karena saya tau dia itu jawa tulen, maka saya tambah bisa memaklumi ke kaleman nya itu. Oh ya saya tau dia jawa tulen dari mantan saya yang selaku teman dekatnya yang juga jawa tulen (informasi ini semakin membuktikan bahwa bumi tidak hanya bulat, melainkan juga sempit).

Saya dulu pernah beberapa kali bertemu dengan dia sebelum status dia berganti menjadi kekasih hati teman SMP sekaligus SMA saya yang luar biasa pintar itu. Kami bertemu karena memang ternyata kami berada di satu tempat les yang sama, yaitu Einstein College. Ketika saya bertemu dia lebih sering tersenyum.

Setelah itu saya pun bertemu dia lagi di angkot R 19 dari arah gading ke sebuah mall di kota saya. Saya pergi bersama pacar saya, Ugra. Ketika bertemu dia juga sama sikapnya, hanya tersenyum. Sempat saya berpikir, “ ini anak gagu apa ambeiyen sih gw ma laki gw ngajakin ngobrol bisa nya cuma manggut manggut sama senyum seyum??” Belakangan saya tahu alasan sikap senyum manggut2nya itu. Dia kaget melihat kedatangan saya dan pacar saya yang luar biasa menggemparkan alias berisik. Sial.

Ternyata dibalik sikap yang terlihat kalem dan lugu itu, dia menyimpan sesuatu, Kawan. Bukan harta karun sebenarnya.
Melainkan tulisan tulisan unik dan menyegarkan pada blog nya.
Saya tidak menyangka dias bisa menulis hal-hal konyol sperti itu.

Blognya bercerita tentang tindak tanduknya sehari hari yang mungkin sebenarnya wajar wajar saja, tapi mungkin karena dia manusia setengah irasional jadi semua yang dicertiakannya adalah LUAR BINASA.

Bisa-bisanya dia memposting tulisan yang memperlihatkan cairan berwarna merah dan hijau di blognya lengkap dengan ilustrasi nyata.
Masalah tukang cukur asmara nya itu lah
Atau “ bercelana-dalamkan handphone “ nya itu lah
Dan segala macam keunikan dalam tulisannya.

Menulis dengan gaya tulisan semaunya.
Dengan analogi sebisanya
Dengan majas se simple simple nya
Seenak enaknya dia dan sekena kena nya aja.

Jujur saya suka dengan gaya tulisan seperti itu, wahai Dias.
Santai, polos, dan sangat menyenangkan.

Sayangnya dias sudah jarang menulis lagi. Alasannya karena dia adalah seorang calon arsitek yang sedang mempersiapkan masa depannya dengan mengerjakan semua tugas yang menurut saya tidak masuk akal. Iya lah ga masuk di akal saya, wong saya warga berilmu sosial.

Dia butuh support katanya untuk menulis lagi.

Untuk itu, wahai Dias saya menulis disini.
Bangkitlah segera untuk menulis!!!
Nyalakan lagi imajinasi yang selalu tak terprediksi oleh akal sehat manapun!!!!
Sebarkan cinta kasih untuk dunia dengan tulisan maut mu!!!!! (Ok. Harus saya akui yang barusan berlebihan)

Intinya, keep on wrting, mate!!!
Keep your imagination alive!!!! 

Lihat blog si manusia setengah irasional ini di http://www.diazdiazdiaz.blogspot.com



sory yas, gw ngegrab foto lo hahaha

p.s: buat mas ugra, maaf y, sungguh tidak ada maksud apa apa mengenai tulisan ini. Aku akan selalu menyayangi mu hehehehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar